SOSIALISASI PERUBAHAN RP 1.000 JADI RP 1

Sosialisasi Perubahan Rp 1.000 Jadi Rp 1

 

 

 

Foto: beartindo

Jakarta – Pemerintah berharap di Januari 2013 sudah bisa mulai melakukan sosialisasi rencana redenominasi atau penyederhanaan 3 nol dalam mata uang rupiah.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo saat ditemui di Gedung Bank Indonesia (BI), Jalan Thamrin, Jakarta, Rabu (26/12/2012). 

“Kita harapkan di Januari dan Mei ada proses sosialisasi dan konsultasi publik yang dilakukan redenominasi mata uang. Sehingga kita betul-betul paham maksud tujuan redenominasi mata uang baik termasuk risiko-risikonya. Kita nggak tahu masyarakat mengira ini adalah sanering, dan masayarakat Indonesia harus paham itu,” cetus Agus.

Dia mengatakan, pemerintah telah mengajukan RUU Redenominasi untuk dibahas di DPR tahun depan. Menurut Agus, ekonomi Indonesia sangat siap untuk melakukan redenominasi tersebut. Namun dirinya tak mau ada persepsi salah di masyarakat yang mengira redenominasi adalah sanering atau pemotongan nilai mata uang. 

“Kalau ada yang nanya prioritas RUU JPSK (jaring pengaman sistem keuangan), tentu lebih prioritas dari redenominasi mata uang. Tapi redenomninasi mata uang itu ada baiknya kalau kita sudah melakukan konsultasi publik definitif mengatakan itu adalah inisiatif yang harus kita teruskan,” kata Agus.

Rencananya memang pemerintah akan mulai melakukan redenominasi rupiah di 2014 dengan memunculkan mata uang baru hasil redenominasi. Perlahan mata uang lama akan hilang dan 2017 diharapkan proses transisi redenominasi rupiah selesai dilaksanakan.

 

kata mutiara…

kata mutiara

Kadang kita lupa, bahwa untuk melihat diri kita, jalan terbaik adalah melalui mata orang lain. Ingatlah, kepedihan kita hari ini akan terasa indah dan manis saat kita mengingatnya kelak. Kumpulkanlah kesalahan saat ini, karena kelak kumpulan kesalahan yang bernama pengalaman itu akan membawamu kepada puncak kesuksesan. 

Pengertian, Kekurangan, Kelebihan, Karakteristik dan Manfaat E-Learning

 

 

Tugas Individu

Mata Kuliah              : Teknologi Informasi dan Komunikasi

Dosen Mata Kuliah   : Drs. Muliadi, M.Kes

                                      Walidain, S.Pd

 

Pengertian, Kekurangan, Kelebihan, Karakteristik dan Manfaat

E-Learning

 

Oleh

  1. A.    Sri Sulfty Mardinin Swaty

1147040076

Kelas 21 A

 

UUP PGSD WATAMPONE

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

2012

 

  1.  Carilah di Internet pengertian dari E-Learning?

Jawab : E-Learning berasal dari perpadanan dua kata yakni e danlearning’.

emerupakan singkatan dari electronic dan learning adalah pembelajaran. Jadi

E-Learning atau elektornik learning adalah pembelajaran yang dilaksanakan dengan memanfaatkan fungsi internet dalam kegiatan pembelajaran dengan menjadikan fasilitas elektronik sebagai media pembelajaran.

 

  1. Kekurangan dan kelebihan E-Learning?

Jawab :

Kekurangan E-Learning

1)      Pembelajar yang tidak termotivasi dan perilaku belajar yang buruk akan terbelakang/tertinggal dalam pembelajaran.

2)      Pembelajar dapat merasakan terisolasi dan bermasalah dalam interaksi sosial.

3)      Pengajar tidak mungkin selalu dapat menyediakan waktu pada saat dibutuhkan.

4)      Koneksi internet yang lambat dan tidak handal dapat menimbulkan rasa frustasi.

5)      Beberapa subjek/mata kuliah bisa saja sulit direalisasikan dalam bentuk e-learning.

6)      Pembelajar harus menyediakan waktu untuk mempelajari software/aplikasi e-learning sehingga dapat mengganggu beban belajarnya.

7)      Pembelajar yang tidak familiar dengan struktur dan rutin software akan tertinggal.

8)      Untuk sekolah tertentu terutama yang berada di daerah, akan memerlukan investasi yang mahal untuk membangun e-learning.

9)      Siswa yang tidak memiliki motivasi belajar yang tinggi cenderung gagal.

10)  Keterbatasan jumlah komputer yang dimiliki oleh sekolah akan menghambat pelaksanaan e-learning.

11)  Bagi siswa yang gagap teknologi, sistem ini sulit untuk diterapkan.

12)  Berubahnya peran guru dari yang semula menguasai teknik pembelajaran konvensional, kini dituntut mengetahui teknik pembelajaran yang menggunakan ICT.

13)  Kurangnya interaksi antara guru dan siswa atau bahkan antar siswa itu sendiri sehingga memperlambat terbentuknya nilai dalam proses belajar dan mengajar.

14)  Kurangnya tenaga yang mengetahui dan memiliki keterampilan internet.

15)   Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet.

16)    Proses belajar mengajar cenderung kearah pelatihan daripada pendidikan.

Kelebihan E-Learning

1)      Pembelajar dapat belajar kapan dan dimana saja mereka punya akses internet.

2)      Efisiensi waktu dan biaya perjalanan.

3)      Pembelajar dapat memilih materi pembelajaran sesuai dengan level pengetahuannya.

4)      Fleksibilitas untuk bergabung dalam forum diskusi setiap saat, atau menjumpai teman sekelas dan pengajar secara remote melalui ruang chatting.

5)      Mampu memfasilitasi dan menerapkan gaya belajar yang berbeda melalui beragam aktivitas.

6)      Pengembangan keterampilan TIK yang mampu mendukung aktivitas lain pembelajar.

7)      Keberhasilan menyelesaikan pembelajaran/perkuliahan online mampu membangun kemampuan belajar mandiri dan kepercayaan diri pembelajar serta mendorong pembelajar untuk lebih bertanggung jawab dalam studinya.

8)      Mempersingkat waktu pembelajaran dan membuat biaya studi lebih ekonomis.

9)      Mempermudah interaksi antara peserta didik dengan materi, peserta didik dengan guru maupun sesama peserta didik.

10)  Peserta didik dapat saling berbagi informasi dan dapat mengakses bahan belajar setiap saat dan berulang-ulang.

11)  Kehadiran guru tidak mutlak diperlukan.

12)  Siswa dapat belajar atau me-review bahan ajar setiap saat dan di mana saja kalau diperlukan mengingat bahan ajar tersimpan di komputer.

13)  Berubahnya peran siswa dari yang biasanya pasif menjadi aktif.

 

  1. Apa karakteristik dan Manfaat E-Learning?

Jawab :

Karakteristik E-Learning

1)      Memanfaatkan jasa teknologi informasi dan komunikasi berupa internet sehingga penyampaian pesan dan komunikasi guru dan siswa secara mudah dan cepat.

2)      Memanfaatkan media komputer seperti jaringan komputer (computer networks atau digital media).

3)      Menggunakan pendekatan pembelajaran mandiri.

Dengan menggunakan e-learning, pembelajar dituntut untuk melepaskan ketergantungannya terhadap pembelajar karena pembelajaran tidak dilakukan secara langsung.

4)      Materi pembelajaran dapat disimpan di komputer.

5)      Memanfaatkan komputer untuk proses pembelajaran dan juga mengetahui hasil kemajuan belajar, administrasi pendidikan, serta untuk mengetahui informasi yang banyak dari berbagai sumber informasi.

6)      Memanfaatkan jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di computer.

Manfaat E-Learning

1)      E-learning memberikan fleksibilitas dalam memilih waktu dan tempat untuk mengakses pelajaran dilakukan dari mana saja.

2)      E-learning memberikan kesempatan bagi pembelajar secara mandiri memegang kendali atas keberhasilan belajarnya.

3)      Memungkinkan terjadinya interaksi pembelajaran dari mana dan kapan saja

4)      Mengurangi biaya perjalanan

5)       Menjangkau peserta didik dalam cakupan yang luas

6)      Adanya peningkatan interaksi mahasiswa dengan sesamanya dan dengan dosen

7)      Terbentuknya komunitas pembelajar yang saling berinteraksi, saling memberi dan menerima serta tidak terbatas dalam satu lokasi

8)      Meningkatkan kualitas dosen karena dimungkinkan menggali informasi secara lebih luas dan bahkan tidak terbatas

9)      E-learning yang dikembangkan secara benar akan efektif dalam meningkatkan kualitas lulusan dan kualitas perguruan tinggi.

10)  Guru atau dosen akan lebih mudah melakukan pembaruan materi maupun model pengajaran sesuai dengan tuntutan perkembangan keilmuan yang terjadi, juga dapat dengan efisien mengontrol kegiatan belajar siswanya

11)  Menghemat biaya pendidikan secara keseluruhan (infrastruktur, peralatan, buku-buku)

12)  Menjangkau wilayah geografis yang lebih luas

13)  Melatih pembelajar lebih mandiri dalam mendapatkan ilmu pengetahuan

soal jawab tik

 

 

Tugas Individu

Mata Kuliah              : Teknologi Informasi dan Komunikasi

Dosen Mata Kuliah   : Abdul Walidain, S.Pd

 

 

SOAL JAWAB

 

Oleh

 

  1. A.    SRI SULFTY MARDININ SWATY

1147040076

Kelas 21 A

 

UUP PGSD WATAMPONE

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

2012

 

 

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan informasi !

Jawab : Informasi adalah data-data yang telah mengalami suatu proses menjadi bentuk yang memiliki arti, maksud dan tujuan untuk  penerima yang bentuknya dapat berupa fakta. Maka dari itu, informasi tidak dapat dipisahkan dengan data. Data dapat berupa kalimat, angka, tulisan-tulisan, gambar, simbol, yang belum bersifat informatif  dan belum pasti secara konkret keaktualannnya, sehingga masih diperlukan suatu proses pengolahan yang lebih lanjut. Data pada dasarnya adalah fakta yang terjadi, kejadian yang terjadi, berita atau fenomena yang dapat diolah atau diproses berdasarkan teknik tertentu yang pada akhirnya menjadi sebuah output yang dalam bentuk informasi. Jadi, dapat dikemukakan bahwa data merupakan bahan mentah yang posisinya dalam sistem pengolahan data sering disebut sebagai input. Sedangkan keluarannya itulah yang disebut informasi. Dengan demikian, informasi ini dapat dikatakan sebagai sejumlah data yang sudah mengalami pemrosesan yang panjang melalui teknik  pengolahan data untuk menghasilkan sebuah kepastian yang tidak diragukan lagi  tingkat kebenarannya. Sistem  pengolahan data ini sangat dibutuhkan sehingga semua data dapat dengan cepat dan mudah menjadi sekumpulan informasi yang siap pakai. Sebuah informasi bisa bermanfaat, bisa memberikan pemahaman bagi orang yang menggunakannya. Apalagi pada masa sekarang ini adalah era informasi. Artinya semakin disadari oleh banyak pihak bahwa informasi merupakan sumber daya yang semakin penting perannya dalam kehidupan dan penghidupan manusia.

  1. Jelaskan ciri-ciri informasi yang berkualitas !

Jawab : Sejumlah informasi yang biasa kita dengarkan atau kita peroleh kadang memiliki karakteristik yang berbeda, hal itu disesuaikan dengan sumber, bentuk dan jenis  serta untuk apa informasi itu kita cari. Maka di bawah ini penjelasan mengenai ciri-ciri informasi yang berkualitas.

  1. Akurat

Artinya informasi harus terpercaya dan bebas dari kesalahan-kesalahan dan terpercaya. Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan maksud dan tujuannya dan harus benar sesuai dengan kenyataan yang terjadi.

  1. Tepat waktu

Artinya informasi yang dihasilkan kepada penerima tepat waktu dan tidak boleh terlambat, kalau saat ini kita membutuhkan suatu informasi maka informasi yang kita butuhkan itu  kita dapatkan saat itu juga.

  1. Relevan

Informasi yang relevan artinya informasi yang mempunyai manfaat untuk pemakainya. Informasi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan yang berhubungan dengan masalah yang dihadapi.

  1. Lengkap

Informasi yang lengap artinya informasi yang dihasilkan harus lengkap jadi tidak ada kekurangan sedikit pun tentang informasi yang dicari. Karena informasi yang tidak lengkap dapat berakibat pada kesimpulan yang tidak benar yang pada akhirnya akan bermuara pada keputusan yang tidak tepat.

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan teknologi informasi !

Jawab : Teknologi informasi adalah segala bentuk peralatan atau teknologi yang dapat memproses suatu data menjadi informasi yang berkualitas. Teknologi informasi mencakup perangkat keras dan perangkat lunak untuk melaksanakan satu atau sejumlah pemrosesan data. Teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan mencakup juga teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi. Peristiwa yang terjadi di negara lain dapat kita ketahui hanya dengan menonton televisi atau mendengar radio. Pemanfaatan teknologi informasi dalam proses pembelajaran misalnya, sebagai seorang pendidik kita dapat mengikutsertakan keunggulan teknologi informasi dalam proses pembelajaran dalam pemberian tugas kepada para peserta didik. Peserta didik ditugaskan untuk memanfaatkan keunggulan teknologi informasi sehingga mereka dapat menghasilkan karya yang sempurna. Seperti, menugaskan peserta didik untuk mengarang atau mendesain dengan menggunakan komputer. Pendidik dapat menuntut karya peserta didik yang terus diedit sampai sempurna. Teknologi komunikasi juga disebut teknologi jarak jauh. Termasuk dalam kategori teknologi ini adalah telepon, radio, televisi dan sebagainya. Bukti  perkembangan di bidang teknologi informasi sekarang ini, kita dapat berkomunikasi secara langsung kepada sesama meskipun berada pada tempat yang jauh, baik itu yang berada di dalam maupun di luar daerah.